Konfigurasi Etherchannel Pada Cisco Packet Tracer

Konfigurasi Etherchannel Pada Cisco Packet Tracer

Diposting pada

Jika FHRP merupakan sebuah protokol yang hanya dapat diterapkan pada router untuk ketahanan network yang baik, maka untuk switch kita dapat menggunakan etherchannel sebagai gantinya. Konsep dasarnya sama saja sebenarnya, mungkin akan lebih jelas apabila kita langsung mencoba konfigurasi etherchannel pada Cisco Packet Tracer.
Kriteria network yang bagus adalah network yang memiliki availability dan resiliency yang baik, network yang selalu on dan tersedia sepanjang waktu. Untuk memenuhi persyaratan tersebut, diberlakukanlah sebuah protocol yang disebut etherchannel, yaitu teknik menggabungkan multiple cable ke dalam satu grup sehingga jika salah satu dari kabel tersebut putus atau rusak, network masih tetap on karena terdapat kabel lain yang berfungsi sebagai backup. Fungsi lainnya dari etherchannel itu sendiri adalah untuk meningkatkan kecepatan transfer data antar komputer, karena dalam hal ini etherchannel melibatkan multiple cable, maka terjadilah load balancing yang menyebabkan meningkatnya kecepatan transfer data.

Etherchannel memiliki dua protokol berbeda yang mana setiap protokol pada hakekatnya memiliki fungsi yang sepenuhnya sama, dua protokol tersebut adalah:

Baca juga:  Cara Menyambungkan dan Mengaktifkan Wi-Fi ke Laptop

1. LACP (Line Aggregation Control Protocol)
image107

Protocol LACP ini merupakan protocol eksklusif yang dimiliki oleh cisco, artinya protokol ini hanya bisa digunakan oleh device-device milik cisco saja. Mode yang digunakan pada protocol ini adalah mode active dan mode passive. Di mana jika salah satu port dikonfigurasikan dengan mode active, maka port yang berlawanan harus dikonfigurasikan dengan mode active pula atau bisa juga dikonfigurasikan dengan mode passive, selain daripada itu, tidak akan pernah tercipta LACP, seperti yang tertera pada gambar.

2. PAgP (Port Aggregation Protocol)
image105

Berbeda halnya dengan LACP, protocol PAgP ini merupakan protokol yang sifatnya universal, artinya protokol ini bisa digunakan pada device merk apapun, tidak terbatas hanya pada cisco devices. Mode yang digunakan pada protocol ini adalah mode auto dan mode desirable. Di mana jika salah satu port dikonfigurasikan dengan mode auto, maka port yang berlawanan harus dikonfigurasikan dengan mode auto pula atau bisa juga dikonfigurasikan dengan mode desirable, selain daripada itu, tidak akan pernah tercipta PAgP, seperti yang tertera pada gambar.

Baca juga:  Mengatasi Pesan Error di Chrome yang Berbunyi "Your connection is not private. Attackers might be trying to steal your information"

Setelah kita mengenal apa itu etherchannel dan apa fungsinya? Sekarang kita akan mencobanya di packet tracer tentang penggunaan LACP beserta PAgP secara bersamaan

1

Berikut konfigurasi etherchannel pada Cisco Packet Tracer:

Switch 1:
vlan 10
name IT
ex
vlan 20
name Sales
ex
vlan 30
name HRD
ex

int Fa0/1
switchport mode access
switchport access vlan 10
ex

int Fa1/1
switchport mode access
switchport access vlan 20
ex

int Fa2/1
switchport mode access
switchport access vlan 30
ex

int range Eth6/1,Fa3/1
channel-protocol lacp
channel-group 1 mode passive
int port-channel 1
switchport mode trunk
switchport trunk allowed vlan 10,20,30
ex

======================================================

Switch 2:
vlan 10
name IT
ex
vlan 20
name Sales
ex
vlan 30
name HRD
ex

int Fa0/1
switchport mode access
switchport access vlan 10
ex

int Fa1/1
switchport mode access
switchport access vlan 20
ex

int Fa2/1
switchport mode access
switchport access vlan 30
ex

int range Eth6/1,Fa3/1
channel-protocol pagp
channel-group 2 mode auto
int port-channel 2
switchport mode trunk
switchport trunk allowed vlan 10,20,30
ex

======================================================

Switch 3:
vlan 10
name IT
ex
vlan 20
name Sales
ex
vlan 30
name HRD
ex

int range Fa1/1,Fa0/1
channel-protocol lacp
channel-group 1 mode active
int port-channel 1
switchport mode trunk
switchport trunk allowed vlan 10,20,30
ex

int range Fa2/1,Fa3/1
channel-protocol pagp
channel-group 2 mode desirable
int port-channel 2
switchport mode trunk
switchport trunk allowed vlan 10,20,30
ex

Itulah tutorial tentang konfigurasi Etherchannel pada Cisco Packet Tracer. Semoga dapat dipahami!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *