Konfigurasi Port Security Pada Cisco Packet Tracer

Diposting pada

Hai sobat semuanya, tak terasa kini kita sudah masuk pada materi CCNA 2, di mana di dalamnya dibahas tentang konfigurasi port security pada cisco packet tracer. Materi yang saya bahas di sini merupakan materi full praktek dengan menggunakan sebuah tool yang bernama cisco packet tracer.

Port security yaitu teknik mengamankan port agar terhindar dari serangan hacker dengan cara membatasi hosts yang dapat terhubung ke sebuah switch. Mekanisme yang digunakan dalam hal ini adalah dengan menyimpan MAC address suatu host ke dalam MAC address table, dengan begitu hanya host yang MAC addressnya tersimpan saja yang hanya dapat terhubung dengan switch.

Untuk lebih jelasnya saya akan buat contohnya. Silahkan dipraktekkan di packet tracer!

Baca juga:  Manakah Yang Lebih Aman, Wi-Fi Dengan Enkripsi WPA2/PSK Atau Wi-Fi Dengan Security Open Tetapi Menggunakan Login Page?

Langka pertama: Buat desainnya terlebih dahulu.
des
Konsepnya sederhana saja, di situ terlihat bahwa yang terhubung dengan switch hanyalah PC0 dan PC1, sedangkan PC2, dia berdiri sendiri dan tidak terubung sedikitpun.  Kemudian perintahnya adalah:
1. Buatlah port security pada switch0
2. Pastikan hanya MAC address PC0 dan PC1 saja yang yang terdaftar pada Fa0/1 dan Fa1/1. Dengan begitu, jika kabel yang terhubung pada PC1 dicabut kemudian dihubungkan ke PC2, yang terjadi pada PC2 adalah gagal connect.
3. Ketika PC2 mencoba menghubungkan kabel ke port Fa0/1 atau Fa1/1, pastikan port tersebut shutdown.
4. Pada port Fa0/1 dan Fa0/2 MAC address PC1 terdaftar secara sticky dynamic sedangkan pada PC0 terdaftrar secara sticky static.
5. Pastikan PC1 bisa ping ke PC0 dan sebaliknya. Juga bisa ping ke switch.
6. Jika kabel pada PC1 dicopot kemudian dihubungkan ke PC2, Pastikan PC2 tidak bisa ping ke PC 1 dan PC 0.
7. Jika kabelnya dipasang kembali seperti semula, maka PC1 dapat kembali ping ke PC0.

Baca juga:  Belajar Networking Secara Otodidak

Langkah kedua: Konfigurasi IP address, subnet mask dan default gateway pada masing-masing device.
swip
pc0
pc1
pc2
Setelah dikonfigurasikan IP address, default gateway dan subnet masknya, pastinya ping antara PC0 dan PC1 berhasil.

Langkah ketiga: Konfigurasi port sticky.
sec

Langkah keempat: Testing.
Copot kabel pada PC1 kemudian dihubungkan ke PC2, Pastikan PC2 tidak bisa ping ke PC 1 dan PC 0.
Kemudian jika kabelnya dipasang kembali seperti semula, maka PC1 dapat kembali ping ke PC0. Agar PC1 dapat kembali ping ke PC0 seperti semula, ketikkan perinta berikut ini:
sht

Itulah sekilas tentang tutorial konfigurasi port security pada cisco packet tracer.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *