Obsesi Menjadi Hacker, Untuk Apa?

Diposting pada

Saya menulis artikel ini karena Saya melihat banyak sekali orang yang berambisi untuk menjadi hacker walau hanya sebatas script kiddies yang tidak bisa bahasa pemrograman sama sekali. Obsesi menjadi hacker, untuk apa? Apakah menjadi hacker itu keren? mudah? simpel? instan? Kenyataannya tidak. Bahkan Mereka-mereka yang berhak menyandang gelar hacker sekalipun lebih menyukai disebut sebagai programmer daripada hacker.

Sebutan hacker itu saru (baca: Perilaku yang tidak baik)! Hacker itu ibarat penjahat dan orang yang berbahaya!! Gak ada kerennya sama sekali! Mungkin, tipikal orang macam Anda gak bisa ilmu hacking itu lebih baik, karena mempelajari ilmu hacking itu sama artinya belajar bagaimana menjadi penjahat. Cobalah Anda berkaca, niat awal ketika Anda mencoba mempelajari hacking mungkin memang baik, untuk menjaga sistem agar tetap aman. Tapi tak jarang banyak orang yang menyalahgunakannya, itulah mengapa Saya katakan Ilmu hacking itu dunia gelap, karena ia mengandung candu, dan godaannya berat. Terlebih lagi yang haus akan materi
duniawi dan jauh dari agama, dia mungkin bisa mengklaim dirinya “Tuhan”. Kenapa bisa begitu? Karena melakukan segala kejahatan di dunia maya lebih mudah daripada melakukannya di dunia nyata.

Baca juga:  Receive Time Occured dan Trying The Same PIN

Singkatnya, ada skill ada materi. Itulah mungkin yang diinginkan oleh banyak orang, mereka mencari kepuasan demi kepuasan, sebagian dari mereka berhasil mendapatkannya, sebagian lagi masih terus mengemis dengan cara instan, tidak ingin bersusah payah mempelajari bahasa pemrograman, mereka hanya mengandalkan tool semata, tak ada keinginan untuk belajar dan bekerja keras. Tidak ada salahnya sih, memang! Tapi benar-benar terlihat menjijikkan!

Baca juga:  Bahaya Menyimpan Data data Pribadi di Komputer

Terakhir, Hacker yang sesungguhnya adalah yang mempunyai keingintahuan yang sangat besar, pekerja keras, pantang menyerah, perfeksionisme, semua mereka lakukan bukan karena keterpaksaan tapi karena mereka menyukainya, sehingga pada akhirnya mereka menjadi orang yang hebat dan kreatif. Dengan kegigihan dan kesungguhannya mereka menemukan keahliannya dalam hal komputer untuk melihat, menemukan dan memperbaiki kelemahan sistem keamanan dalam sebuah sistem komputer ataupun dalam sebuah software, bukan untuk berbuat kerusakan dan merugikan banyak pihak. Itulah hacker yang sesungguhnya, mereka adalah programmer yang dapat mengubah dunia menjadi lebih baik bukan script kiddies maupun cracker.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *