Perbedaan-LinearLayout-dan-RelativeLayout-dan-Cara-Membuatnya1

Perbedaan LinearLayout dan RelativeLayout dan Cara Membuatnya

Diposting pada

Banyak teman-teman yang masih bingung mengenai perbedaan LinearLayout dan RelativeLayout dan cara membuatnya. Ok, saya coba jelaskan, LinearLayout adalah ViewGroup yang mengatur elemen-elemen lain dalam satu kolom atau satu baris. Orientasi pada LinearLayout dapat diatur dengan memanggil metode setOrientation () atau menggunakan atribut xml android: orientation.

LinearLayout dan RelativeLayout biasa digunakan dalam membuat sebuah view atau tampilan aplikasi Android. Tidak seperti CSS yang cenderung lebih simpel dan bebas dari istilah tersebut, di Android pasti Anda akan menjumpainya. Bagi pemula, khususnya saya sendiri, penggunaan LinearLayout dan RelativeLayout cukup mengganggu pada awalnya, karena begitu kompleks dan banyaknya istilah baru, tapi setelah dipelajari ternyata mudah kok. Lalu apa perbedaan LinearLayout dan RelativeLayout dan cara membuatnya ? Berikut penjelasannya di bawah ini:

1. Vertical orientation : android:orientation="vertical"

<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<LinearLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
android:orientation="vertical"
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="match_parent">
<TextView
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="wrap_content"
android:text="@string/app_name" />
<TextView
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="wrap_content"
android:text="@android:string/cancel" />
</LinearLayout>

Berikut tampilan yang dihasilkan dari kode di atas:

Baca juga:  Membuat Project Baru di Android Studio

2. Untuk mengubahnya menjadi horizontal, cukup ubah kode tadi menjadi android:orientation="horizontal"

Membuat LinearLayout Secara Terprogram

Hirarki:

– LinearLayout(horizontal)
– ImageView
– LinearLayout(vertical)
– TextView
– TextView

Code:

[java]LinearLayout rootView = new LinearLayout(context);
rootView.setLayoutParams(new LinearLayout.LayoutParams(LayoutParams.MATCH_PARENT,
LayoutParams.WRAP_CONTENT));
rootView.setOrientation(LinearLayout.HORIZONTAL);
// for imageview
ImageView imageView = new ImageView(context);
// for horizontal linearlayout
LinearLayout linearLayout2 = new LinearLayout(context);
linearLayout2.setLayoutParams(new LinearLayout.LayoutParams(LayoutParams.MATCH_PARENT,
LayoutParams.WRAP_CONTENT));
linearLayout2.setOrientation(LinearLayout.VERTICAL);
TextView tv1 = new TextView(context);
TextView tv2 = new TextView(context);
// add 2 textview to horizontal linearlayout
linearLayout2.addView(tv1);
linearLayout2.addView(tv2);
// finally, add imageview and horizontal linearlayout to vertical linearlayout (rootView)
rootView.addView(imageView);
rootView.addView(linearLayout2);[/java]

Baca juga:  Membuat Aplikasi Android Tanpa IDE

RelativeLayout

RelativeLayout adalah ViewGroup yang menampilkan child view dalam posisi relatif. Secara default, semua child view ditampilkan di kiri, jadi Anda harus menentukan posisi setiap tampilan menggunakan berbagai properti layout yang tersedia di RelativeLayout.LayoutParams. Nilai untuk setiap properti layout adalah boolean yang digunakan untuk mengaktifkan posisi RelativeLayout terhadap induk RelativeLayout atau ID yang merujuk pada tampilan lain dalam layout yang harus diposisikan.

<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<RelativeLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="match_parent">
<ImageView
android:layout_width="wrap_content"
android:layout_height="wrap_content"
android:id="@+id/imageView"
android:src="@mipmap/ic_launcher" />
<EditText
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="wrap_content"
android:id="@+id/editText"
android:layout_toRightOf="@+id/imageView"
android:layout_toEndOf="@+id/imageView"
android:hint="@string/hint" />
</RelativeLayout>

Jika kode di atas dijalankan, maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini:

Nah, begitulah cara membuat LinearLayout dan RelativeLayout, melalui artikel ini seharusnya Anda sudah paham penggunaan LinearLayout dan RelativeLayout. Jika masih belum paham mengenai LinearLayout dan RelativeLayout, saya akan ulangi sekali lagi, bahwa perbedaan antara LinearLayout dan RelativeLayout adalah:

  1. LinearLayout digunakan untuk membuat sebuah tampilan dengan banyak widget yang tersusun secara linear.
  2. Sedangkan RelativeLayout digunakan untuk membuat sebuah tampilan dengan banyak widget yang tersusun secara relatif atau tidak beraturan.
Baca juga:  Cara Memperbarui Google PlayStore Secara Otomatis

Mungkin setelah disertai gambar di atas tadi insyaAllah jadi lebih paham ya.. Nah, itulah perbedaan LinearLayout dan RelativeLayout dan cara membuatnya.

Semoga bermanfaat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *